December 7, 2021

Gamers Wajib Tahu Perbedaan Antara Teknologi AR dan VR

Asyik main dengan gadget tentu tak kan merasa lebih nyaman tanpa dukungan headset. Terlebih lagi jika Anda merupakan gamer sejati. Sebelumnya untuk bermain game, Anda hanya bisa menatap layar Smartphone sambil duduk, terbaring, terlentang dan berbagai gaya lainnya. Namun semua itu bisa berubah drastis sejak kemunculan teknologi baru bernama Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

AR dan VR merupakan gawai terobosan baru yang dapat memberikan pengalaman bermain game atau menonton video jadi lebih seru. Kehadirannya telah membuat semua pengguna tampak nyaman. Namun Anda harus tahu perbedaan antara keduanya sebelum memilikinya. Keduanya bisa Anda hubungkan melalui perangkat lunak seperti Google Cardboard, Oculus Rift atau HTC Vive melalui Smartphone. Dan tentang perbedaan antara keduanya bisa Anda cermati beberapa poin berikut ini, yaitu;

  1. Sisi Lingkungan
    Umumnya AR hanya bisa Anda akses dengan menggunakan kamera Smartphone. Nantinya sisi visual pada perangkat tersebut boleh dibilang lebih seru dari pada sebelumnya. Sehingga pengalaman bermain Anda makin meningkat secara drastis. Sementara VR bisa diakses lewat headset. Interaksi tersebut terhadap lingkungan virtual sangat nyata. Nantinya Anda bisa menikmati suara, rasa, sentuhan dan bau yang mungkin ada pada pengalaman bermain seperti teater 4D.
  2. Fokus Pada Konten
    Penggunaan AR tidak menghapus lingkungan nyata. Karena perangkat ini hanya menambahkan sisi visual terhadap suatu konten. Di dalamnya terdapat lingkungan yang bisa Anda temukan pada dunia nyata. Bisa dibilang bahwa itu bukan kejadian murni seperti pada umumnya. Sedangkan VR menghapus lingkungan nyata dan menggantikannya pada dunia virtual. Jadinya Anda dapat menikmati berbagai macam konten yang asyik ditonton tanpa gagal fokus pada lingkungan sekitar.
  3. Sistem Imersif
    Sistem Imersif yang dimiliki AR mungkin terlihat lebih nyata. Bentuk realistis virtual yang ada pada media tersebut bisa menyulap para pengguna untuk menambahkan sensasi bermain game jadi lebih halus dan murni. Di dalamnya juga ada tampilan 3D yang akan mengarahkan pandangan mata pada dunia nyata. Namun VR tidak selamanya beradaptasi dengan lingkungan nyata. Sebab sistem Imersif yang ada di dalamnya masih belum memiliki kesempurnaan. Namun Anda bisa merasakan visualisasi terbaik saat menggunakannya.
  4. Segi Realitas
    AR mampu merelokasi lingkungan sekitar pada saat digunakan. Secara umum, visualisasi media tersebut tampak lebih realistis. Sebab di dalamnya tidak didukung mesin tambahan atau program khusus. Sehingga para pengguna bisa lebih bermanja ria dalam main game atau mungkin asyik menonton video kesayangannya. Tak serupa dengan VR, media yang digunakannya hanya mengamuflase lingkungan dan keadaan sekitar. Sisi baiknya, teknologi ini banyak mengeluarkan virtual yang tidak pernah muncul sebelumnya.
  5. Dunia Nyata
    Pengguna AR akan lebih dekat dengan dunia nyata. Sisi reaktif pada media tersebut mampu menggabungkan permainan maya dengan keadaan yang sebenarnya. Sehingga para gamer bakal lebih betah untuk menghabiskan masa bermainnya. Sementara VR terpisah pada sisi lingkungan dan reaktif. Keduanya masih belum dirancang secara maksimal. Meski begitu, sensasi bermain game menggunakan media ini tak kan pernah tergantikan.
    AR dan VR sama – sama perangkat yang paling layak untuk Anda gunakan demi mendapatkan sensasi baru dalam bermain game. Sangat wajar sekali jika kedua gawai tersebut telah masuk kategori Esports. Karena saat ini telah banyak muncul kompetisi terbaik berkat adanya teknologi baru.