Sensasi Main Game dengan Dukungan Teknologi AR dan VR

Teknologi AR dan VR

Pernahkah Anda mendengar tentang teknologi AR dan VR sebelumnya? Yah, media yang kali ini merupakan terobosan terbaru dalam dunia game. Uniknya, perangkat lunak tersebut bisa Anda hubungan melalui Smartphone yang beritergariasi pada HTC Vive, Google Cardboard atau Oculus Rift.

Tentunya sensasi bermain game berkat dukungan teknologi tersebut jadi makin mencengangkan. Sebab yang pasti dunia game telah banyak mengalami perubahan yang sangat signifikan. Dimana proses untuk bermain hingga usai bermain akan terasa berbeda dari pada sebelumnya. Dan marilah kita gali lebih dalam beberapa sensasi terbaik sejak kemunculan teknologi AR dan VR.

  1. Menambah Pengalaman Dalam Bermain
    Kemunculan teknologi AR dan VR akan menambah pengalaman dalam bermain game. Bisa kita contohkan pada game seperti MOBA. Pastinya sensasi pada atraksi dan keseruan unik di dalamnya akan semakin meningkat. Hal itu pun akan memicu pada gamer untuk tetap bertarung lebih lama dan tak peduli tentang kalah menang yang didapatinya.
    Pengalaman yang seperti ini tak hanya bisa dirasakan pada game MOBA, namun semua game online yang lagi viral dapat Anda nikmati bersama teman atau seorang diri. Dan pastinya dukungan teknologi dan fitur canggih tersebut akan selalu memberikan nuansa yang berbeda dalam bermain.
  2. Membuat Seru Semua Jenis Permainan
    Sensasi main game yang berikutnya yaitu akan mampu membuat seru terhadap semua jenis permainan. Tingkat keseruan yang pertama adalah pada saat Anda melakukan operasi Shooting, atraksi Hit dan lain – lain. Karena pastinya video yang Anda lihat akan lebih menawan dari pada beberapa tahun sebelumnya.
    Tak hanya itu saja, tentu masih banyak jaminan keseruan lain yang siap menanti untuk segera Anda rasakan tanpa batas. Tak mengherankan jika teknologi AR dan VR ini menjadi rebutan setiap gamer. Sebab mereka ingin sekali menambah rasa nyaman kala bermain game. Jika pun harus membayar mahal, namun hal tersebut bukan berarti apa – apa.
  3. Meningkatkan Kualitas dan Mutu Pertandingan
    Sensasi yang ketiga ini adalah meningkatkan kualitas dan mutu pertandingan. Dulunya tanpa adanya teknologi canggih, masing – masing petarung dan penyedia game terlihat kaku dalam memulai aksi pertarungan. Karena kebanyakan yang mereka tampilkan adalah sektor hasil bukan suatu proses atau progress permainan.
    Namun sejak adanya teknologi AR dan VR yang sangat canggih. Maka sensasi untuk bertanding jadi lebih hidup. Bahkan semua aspek yang ada di dalamnya telah menjadi penilaian tersendiri bahwa Anda benar – benar harus memegang peran dalam laga tersebut. Sehingga kualitas dalam pertempuran yang mana saja selalu meningkat.
  4. Menghidupkan Lingkungan Sekitar Menjadi Lebih Nyata
    Dan sensasi yang sangat spesial lagi ialah menghidupkan lingkungan sekitar menjadi lebih nyata. Teknologi AR dan VR tak hanya berguna sebagai headset atau benda elektronik biasa. Akan tetapi Anda akan menikmati bagaimana keadaan dunia maya menjadi lebih nyata.

Walaupun hal tersebut merupakan rekayasa dari pihak penyedia, namun sensasi bermain yang Anda bangun akan terasa lebih baik. Anda tak perlu heran mengapa pentas eSports selalu menggunakan alat tersebut dalam bertanding. Karena pastinya telah banyak muncul terobosan baru yang dihadirkan untuk memberikan kesan terbaik selama ajang pertandingan digelar.

Pada kesimpulannya teknologi AR dan VR sangat mengesankan sekali bagi para gamer. Nantinya Anda pun akan merasakan sensasi yang tak ada duanya ketika menggunakan media tersebut sebagai pelengkap game online.

Bagaimana Cara Kerja Sistem Augmented Reality

Bagaimana Cara Kerja Sistem Augmented Reality
Bagaimana Cara Kerja Sistem Augmented Reality

Bagaimana Cara Kerja Sistem Augmented Reality – Sistem augmented reality mirip dengan sistem realitas virtual tetapi, perbedaannya sistem ini tidak memasukan kesadaran seseorang dalam realitas yang berbeda, augmented reality kebalikannya memasukan yang maya untuk pengguna di dunia nyata. Sistem augmented reality berbasis headset atau kacamata yang mengubah pandangan dunia pengguna dan biasanya lebih mendalam daripada jenis lainnya. Mobile augmented reality melekat pada perangkat seluler seperti telepon atau asisten data pribadi (PDA) dan umumnya memiliki layanan lokasi. Proyeksi augmented reality paling sering terlihat di TV, menunjukkan kepada pemirsa sesuatu yang tidak benar-benar ada. Sistem pengenalan melihat suatu objek, mengenalinya, dan memunculkan informasi tambahan tentang objek tersebut.

Sistem augmented reality yang paling imersif adalah yang menggunakan jenis headset dan kacamata. Seperti kacamata VR, lebih cocok digunakan di atas kepala pengguna dalam memproyeksikan dunia semi-immersif dibandingkan berada di lengan. Misalnya, ketika realitas virtual menempatkan pengguna dalam realitas yang sepenuhnya dibuat oleh komputer, sistem ini tumpang tindih dengan bagian dunia nyata. Jika sistem dibuat untuk membantu membangun bangku, maka mereka mungkin menyoroti alat dan bagian yang dibutuhkan untuk bangku, dan mereka akan memberi tahu pengguna cara merakit bangku dengan instruksi yang komprehensif.

Sistem mobile augmented reality ada yang menggunakan media PDA, detektor, atau ponsel, juga ada yang menggunakan headset dan kacamata, karena masing-masing alat secara teknis bisa dikatakan mobile yakni dapat digerakkan, walau ada juga sistem idle biasanya di instalkan di laboratorium. Sistem mobile seluler saat ini marak digunakan pada ponsel, PDA, dan perangkat serupa. Sistem ini jarang bersifat imersif dan biasanya berbasis lokasi. Misalnya, saat seseorang mengarahkan kamera sistem AR ke restoran, maka sistem tersebut merespon dengan membeberkan banyak informasi tentang menu dan harga dalam restoran. Sistem seperti ini biasanya akan mengenali perbedaan antara dua restoran serupa berdasarkan lokasi, dan akan menunjukkan harga dan menu yang sesuai.

Memang tidak secara otomatis, melainkan ada yang menginputnya? Siapa yang menginputnya, biasanya restoran sendiri, melalui direktori digital yang saat ini bisa dimining data nya di Internet. Jadi memang perlu selalu ada pembaruan pada input, agar sistem AR ini bekerja dengan baik. Jadi. Mirip dengan sistem berbasis lokasi seluler, sistem augmented reality digunakan untuk memunculkan informasi tentang banyak hal. Tidak seperti sistem berbasis lokasi, sistem pengenalan biasanya tidak memperhitungkan lokasi. Jika seseorang memindai atau melihat barcode, produk, atau bangunan saat menggunakan salah satu sistem ini, sistem biasanya akan memunculkan informasi lebih lanjut tentang item tersebut, atau, jika itu adalah barcode, maka akan menafsirkan item tersebut.

Sistem navigasi augmented reality mobile sering digunakan oleh para pemain untuk mencari tempat, daerah maupun tujuan yang ingin di tuju mereka. Yang sederhana melalui kompas. Saat pengguna mengangkat perangkat seluler untuk melihat suatu area dan memasukkan alamat, kompas akan muncul di layar dan menunjukkan kepada pengguna tempat berjalan atau mengemudi. Sistem AR ponsel navigasi lain menunjukkan garis pada layar perangkat seluler yang memberi tahu pengguna ke mana harus pergi, mirip dengan garis jalan dari perangkat GPS. Sistem augmented reality juga ada yang idle, digunakan untuk memahami desain interior, atau kerja Lab agar lebih mudah. Misalnya, pengguna akan mengambil gambar sebuah ruangan melalui kamera perangkat dan kamera akan menginput informasi lewat layar komputer.